Psikotes Pendidikan
Psikologi Kartika Semarang


Program Layanan Psikologi yang bertujuan untuk menyeleksi siswa saat masuk sekolah (SD, SMP, SMA/ SMK) untuk memperoleh informasi potensi kecerdasan dari calon siswa-siswi yang sesuai karakteristik yang diharapkan Sekolah.
Aspek yang diungkap menyesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta psikotes.

Program Layanan Psikologi yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan siswa TK dalam memasuki tingkat sekolah yang lebih tinggi, kesiapan ini dilihat dari kemampuan anak pada tahap perkembangan emosi, fisik dan kognisi.
Aspek yang diungkap meliputi Kematangan Emosi, Kerjasama, Kemandirian, Inisiatif, Penyesuaian Diri, Kreativitas, Kepercayaan Diri, Motivasi Berprestasi, Pemahaman Masalah, Inteligensi Umum.

Program Layanan Psikologi yang bertujuan untuk mengidentifikasi otensi kecerdasan yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan numerik matematik, kemampuan verbal atau bahasa, kemampuan penalaran abstrak, daya analisa sintesa, pandang ruang dan konstruksi serta konsentrasi dan daya ingat.
Aspek yang diungkap menyesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta psikotes.
Psikotes Intelligensi
Intelligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungan secara efektif. Dalam dunia pendidikan dan pengajaran masalah intelligensi merupakan salah satu masalah pokok. Berhasil atau tidaknya belajar seseorang sangat dipengaruhi intelligensi. Oleh sebab itu, perlu dialakukan psikotes intelligensi untuk melihat tingkat kecerdasan anak agar orang tua dan guru bisa membantu mengarahkan proses belajar anak sesuai dengan kapasitasnya. Psikotes Intelligensi siswa ditujukan bagi siswa sekolah mulai TK, SD, SMP, hingga SMA.
Aspek yang diungkap
- Pengetahuan Umum
- Pemahaman
- Kemampuan Berhitung
- Logika Abstrak
- ketepatan Persepsi
- Perbendaharaan Kata
- Sistematika Kerja
- Kemampuan Inteligen
- Kematangan Emosi
- Kematangan Sosial
- Penalaran/ Abstraksi
- Logika
- Pemahaman
- Kecepatan
- Ketelitian
- Konsentrasi
- Motivasi Berprestasi
- Kematangan Emosi
- Kemandirian
- Percaya Diri
- Inisiatif dan Kreativitas
- Penyesuaian Diri
- Kerjasama
- Intelegensi
- Logika Abstrak
- Kemampuan Teknik Pasti
- Pemahaman Masalah
- Kemampuan Bahasa
- Konsentrasi
- Kecepatan Menyelesaikan Tugas
- Ketelitian Menyelesaikan Tugas
- Ketahanan Menyelesaikan Tugas
- Motivasi Berprestasi
- Kematangan Emosi
- Kemandirian
- Percaya Diri
- Inisiatif dan Kreativitas
- Penyesuaian Diri
- Kerjasama
- Kreativitas
- Intelegensi
- Logika Abstrak
- Kemampuan Teknik Pasti
- Pemahaman Masalah
- Kemampuan Bahasa
- Konsentrasi
- Kecepatan Menyelesaikan Tugas
- Ketelitian Menyelesaikan Tugas
- Ketahanan Menyelesaikan Tugas
- Motivasi Berprestasi
- Kematangan Emosi
- Kemandirian
- Percaya Diri
- Inisiatif dan Kreativitas
- Penyesuaian Diri
- Kerjasama
- Kreativitas
Psikotes Penjurusan

Setiap jurusan perlu ditunjang oleh kualitas kepribadian tertentu. Mengetahui level ketelitian, daya tahan terhadap stres, stabilitas emosi, kemampuan beradaptasi, motivasi, dan kecepatan kerja akan membantu menentukan jurusan yang tepat. Disinilah peran Psikotes Penjurusan agar saat masuk ke sekolah lanjutan bisa memilih jurusan yang tepat, sesuai minat dan bakatnya. Tes penjurusan diperuntukkan terutama bagi siswa-siswi sekolah SMP dan SMA.
Psikotes Minat Kerja/Karier

Setiap manusia mempunyai bakat dan potensi yang unik yaitu kombinasi dari 10 aspek kecerdasannya yang terdiri atas kecerdasaan verbal, numerik, figural, logika, daya ingat, dan yang lainnya. Dengan mengetahui aspek kercerdasan yang menjadi kekuatannya maka murid/mahasiswa akan dapat memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan potensinya, sehingga setelah menyelesaikan jenjang pendidikan, siswa yang hendak memasuki dunia kerja agar bisa memilih bidang kerja atau profesi sesuai dengan karakter dan potensi dirinya.
Psikotes Potensi Anak

Tes potensi anak ditujukan bagi anak mulai dari TK hingga SMA untuk mengukur tingkat kecerdasan, mengenali potensi diri dan kepribadian siswa, agar dapat mengarahkan pengembangan potensiya. Selain itu juga untuk mengenali kelemahan dan kelebihan masing-masing aspek psikologis siswa.



