KONSULTASI PSIKOLOGIS | Edisi Januari 2019

KONSULTASI PSIKOLOGIS | Edisi Maret 2018
Maret 31, 2018
Konsultasi Psikologis | Edisi Februari 2019
Februari 28, 2019

SERING KELUAR MALAM

Ibu yang saya hormati. Saya adalah remaja putra berusia 15 tahun. Setiap malam saya suka sekali bermain sama teman-teman saya, walau tidak sering namun terkadang saya juga pulang ke rumah agak larut sampai hamper jam 12 malam. Sekali dua kali orangtua saya tidak mempermasalahkan namun sekarang mereka semakin ketat kepadaku, jatah keluar malamku sekarang dibatasi. Jujur saja saya sangat suka keluar malam bu bermain sama teman-teman, tidak betah rasanya kalau sebentar saja berada di rumah. Suasanya luar bersama teman-temanlah yang membuat saya senang dan nyaman. Saya ingin sekali orangtuaku bisa memahami itu, karena toh ternyata teman-temanku juga tidak disikapi seperti orangtuaku pada saya. Dengan ini saya ingin bertanya pada ibu, apa penyebab anak seusia saya jarang boleh pulang malam, paling mentok jam 10 harus sudah sampai rumah. Mohon solusinya dengan permasalahan saya ini bu, terimakasih. 089669XXXXXX

Jawaban :

Ananda sayang, seharusnya ananda bersyukur mempunyai orang tua yang sangat perhatian kepada ananda. Sebenarnya sikap yang dilakukan orang tua ananda tidaklah berlebihan, namun mengapa ananda merasa tidak nyaman, hal ini lebih karena cara dan komunikasi ananda dengan orang tua ananda saja yang kurang nyambung.
Perasaan sayang yang diberikan orang tua dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam, salah satu sikap menyayangi dan memperhatikan anaknya dengan cara mengontrol perilaku anak sehari hari, seperti apa yang sedang dilakukan, apa yang telah dikerjakan dan dengan siapa saja mereka bermain sering kali dilakukan orang tua. Mengapa semua ini dilakukan orang tua, hal ini lebih karena adanya rasa ketakutan orang tua atau dapat dikatakan kurang percaya pada perilaku ananda. Hal ini mereka lakukan dengan harapan agar ananda tidak terjerumus pada pergaulan bebas. Oleh karena itu yang sebaiknya ananda lakukan adalah “ komunikasi “ Di dalam komunikasi sebaiknya prinsip Win win solution digunakan. Dengan demikian apa yang diharapkan kedua belah pihak dapat nyaman. Terimakasih

Dijawab oleh : Dra. Nani Kartikaningsih, Psi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TELEPHONE