KONSULTASI PSIKOLOGIS | Edisi Februari 2018

KONSULTASI PSIKOLOGIS | Edisi Februari 2018
Februari 28, 2018
KONSULTASI PSIKOLOGIS | Edisi Maret 2018
Maret 31, 2018

SELF TALK

Saya berusia 27 tahun dan mempunyai kebiasaan aneh, yaitu suka berbicara sendiri atau berbicara dengan bayangan saya di kaca seolah-olah saya tidak sendirian di kamar itu. Kadang-kadang saya berkhayal sedang mengobrol dengan orang lain, misalnya dengan sepupu atau teman-teman saya, atau orang lain, atau kadang-kadang saya berkhayal mempunyai saudara kembar.

Terus terang, sebenarnya saya mempunyai lumayan banyak teman untuk mengobrol tetapi kadang-kadang saya berpikir, mereka pasti memiliki urusan masing-masing, jadi lebih baik saya berbicara sendiri, seolah-olah sedang mengobrol dengan hatinurani saya. Ini saya lakukan tidak di dalam hati, saya ungkapkan sehingga seolah-olah saya sedang berbicara dengan orang lain.

Biasanya setelah berbicara sendiri, kadang-kadang saya menemukan penyelesaian dari masalah yang sedang saya hadapi. Yang ingin saya tanyakan, apakah jiwa saya tergangu, apakah kebiasaan ini membahayakan? Bagaimana mengatasinya?

Jawaban :

Bagi ananda yang merasa suka berbicara dengan diri sendiri kondisi yang sebagian orang menyebutnya self talk itu memang terkesan aneh dan tidak biasa, bahkan mengundang orang lain untuk menganggap yang melakukannya adalah gila, namun tenang saja, berbicara seperti itu tidak bisa menjadi tolak ukur jika anda sedang mengalami gangguan kejiwaan. Kenyataannya kebiasaan ngomong sendiri juga mencerminkan hal positif lainnya.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa suka bicara pada diri sendiri adalah salah satu tanda-tanda orang yang jenius. Sejarah menunjukkan bahwa para jenius seringkali melakukan monolog dengan diri mereka sendiri. Para pemikir seringkali mencari ide dan pemecahan masalah dengan bicara pada diri sendiri. Contohnya,  Albert Einstein suka ngomong sendiri, dia bahkan tak begitu suka bersosialisasi.

Berbicara sendiri itu membantu otak untuk mengatur berbagai macam pemikiran yang ada di kepala. Tak semua orang memiliki cara berpikir yang tertata.

Seringkali banyak masalah bercampur aduk dalam kepala. Berbicara sendiri membantu orang untuk memilah-milah pemikiran mereka sendiri. Berbicara pada diri sendiri membantu menjernihkan pikiran, menenangkan diri, dan membuat keputusan yang jelas di masa-masa sulit.

Jadi, jangan lagi minder jika ananda suka ngomong sendiri, atau ketika teman-teman mengejek kebiasaan tersebut. Ingat bahwa itu adalah mekanisme alami diri untuk membuat otak bekerja lebih maksimal.

Dijawab oleh : Dra. Nani Kartikaningsih, Psi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TELEPHONE